Kandungan Nutrisi Pada Kacang kapri

Kacang kapri termasuk jenis kacang – kacangan yang banyak diolah menjadi makanan. Tidak hanya enak, kacang tersebut juga menyehatkan. Hal ini karena kandungan nutrisi yang terdapat didalamnya. Akan tetapi, pernahkan anda untuk mencari tahu mengenai kandungan nutrisi apa saja yang terdapat di dalam kacang kapri?

Kacang kapri atau yang dikenal sebagai Pisum Sativum L masih tergolong ke dalam jenis kacang polong yang membedakannya yakni kacang tersebut dimanfaatkan bersamaan dengan bagian pembungkus buah kacangnya. Untuk jenis kacang ini kaya akan nutrisinya sehingga dapat disajikan dengan berbagai cara. Ketika berniat menikmati kacang polong, anda dapat menambahkan biji kacang tersebut pada nasi goreng, talas, steak ataupun sup. Akan tetapi, jika disajikan sebagai kacang kapri maka dapat dibuat menjadi tumisan sayur.

Dilansir melalui Plants of A Future, umumnya kacang kapri akan tumbuh pada campuran pasir serta tanah liat dengan kadar pH tanahnya berkisar antara 6 sampai 8. Jenis kacang ini bisa tumbuh menjulang hingga 3 meter yang dilengkapi bunga dengan warna merah keunguan.

Berikut merupakan nutrisi yang terdapat dalam kacang kapri, diantaranya

• Lemak dan Protein

Kacang kapri memiliki kandungan berupa nutrisi makro cukup banyak yang diperlukan oleh tubuh dengan jumlah besar, yakni lemak sebesar 0,5 gram serta protein sebesar 6,8 gram. Nantinya kedua nutrisi tersebut akan berfungsi sebagai sumber energi cadangan serta zat pembangun.

• Serat

Dalam 110 gram kacang kapri mengandung sebanyak 6,3 gram serat. Untuk nutrisi ini akan dijadikan sebagai penjaga sistem pencernaan agar tetap sehat serta sekaligus mencegah munculnya sembelit dalam tubuh.

• Karbohidrat dan Air

Kandungan sebanyak 17,8 gram karbohidrat dapat dijumpai dalam 110 gram kacang kapri. Nutrisi tersebut nantinya akan diubah menjadi energi sebagai bahan bakar dalam menjalani aktivitas sehari – hari. Selain itu, buah – buahan serta sayuran juga mengandung air yakni sekitar 74 di setiap gramnya. Walaupun, tidak dapat dikonsumsi dengan jumlah yang banyak, setidaknya kandungan air pada kacang kapri dapat membantu dalam memenuhi asupan cairan setiap harinya.

• Vitamin

Kacang kapri mengandung cukup banyak vitamin yang kaya akan antioksidan, seperti vitamin C sebanyak 25 mg, vitamin B3 ( niacin ) sebanyak 2,5 mg, vitamin B2 ( riboflavin ) sebanyak 0,17 mg, vitamin B1 ( tiamin ) sebanyak 0,35 mcg serta vitamin A ( beta karoten ) sebanyak 690 mcg. Untuk semua vitamin tersebut dapat dijadikan sebagai pendukung sistem imun serta membantu dalam menjaga kesehatan otot maupun saraf pada tubuh.

Khasiat Kacang Kenari Bagi Kesehatan

Kacang – kacangan termasuk jenis makanan dengan paket lengkap. Selain dapat mengganjal lapar, kacang tersebut juga mengandung berbagai nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, salah satunya yakni kacang kenari. Kebanyakan orang mungkin menyebutnya dengan Walnut. Kacang kenari sendiri memiliki alur tidak teratur dan terlihat mirip otak manusia versi mininya yang dibalut oleh kulit ( cangkang ) cukup tebal. Canarium Ovatum merupakan nama latin dari kacang kenari.

Dalam 30 gram porsi kacang kenari mengandung sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti

* Karbohidrat sebanyak 3.8 gram
* Serat sebanyak 2 gram
* lemak sebanyak 20 gram
* 200 gram kalori
* gula sebanyak 1 gram
* protein sebanyak 5 gram
* kalsium sebanyak 20 mg

Kacang tersebut juga mengandung tembaga, fosfor, zat besi, mangan, magnesium dan vitamin B6. Selain itu, ia juga dapat menjadi sumber terbaik dari lemak tak jenuh tunggal serta asam lemak omega 3

Berikut beberapa manfaat kacang kenari yang sayang untuk dilewatkan, diantaranya

• Mengendalikan Berat Badan

Sebagian orang mungkin mempercayai bahwa kacang tinggi akan lemak sehingga ketika memakannya dapat membuat berat badan menjadi naik. Untuk hal ini sebenarnya kurang benar. Hal tersebut karena kacang kenari memiliki kandungan lemak sehat yang sangat aman untuk berat badan. Terlebih, saat dikonsumsi dengan porsi yang tepat, maka kacang tersebut bisa membantu dalam mengendalikan berat badan pada tubuh.

• Menurunkan Tekanan Darah

Tekanan darah atau hipertensi termasuk salah satu faktor penyebab utama penyakit stroke dan jantung. Sebuah studi mengungkapkan bahwa dengan rutin konsumsi kacang kenari dipercaya dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Untuk manfaatnya sendiri bisa dirasakan oleh mereka yang telah memiliki riwayat penyakit hipertensi. Walaupun begitu, masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna memastikan khasiat tersebut.

• Mengendalikan Gula Darah

Dilansir melalui International Journal of Endocrinology and Metabolism, mengungkapkan bahwa kacang kenari dapat menjadi alternatif camilan yang sehat untuk dikonsumsi setiap hari bagi penderita diabetes tipe 2. Dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa kandungan gula darah puasa yang dialami oleh mereka dengan diabetes akan mengalami penurunan ketika meminum obat diabetes serta konsumsi minyak kenari sebanyak satu sendok selama tiga bulan. Tidak hanya itu, untuk mereka yang menderita diabetes tipe 2 yang rutin konsumsi kenari juga dapat mengalami penurunan hemoglobin A1C sebanyak delapan persen.