Jadon Sancho Akan Mengenakan Seragam Nomor 16 Di Man Unuted

Jadon Sancho yang kini telah dikabarkan jika tidak lama lagi akan bergabung di Man United , jadon Sancho pun yang juga dikabarkan jika dirinya akan berseragam nomor 16 nanti

Man United yang hingga akhirnya berhasil amankan servis Winger berbakat Inggris itu usai mengincar dirinya pada sejak musim lalu , dan atas tawaran sang setan merah dengan sebesar 85 juta atau sekitar 1.45 triliun , dan disepakati oleh Borussia Dortmund dan juga Jadon Sancho yang sudah melakoni tes medis usai berlaga di Piala Eropa lalu

Walaupun dengan demikian Man United yang masih belum juga meresmikan atas kepindahan Jadon belakangan  manajer Man United itu yakni Ole Gunnar Solkjaer yang mengatakan jika konfirmasi transfer Jadon yang tinggal hitam dan hanya tinggal persoalan dokumen saja

Dan dari apa yang sudah saya pahami hanya saja kurang dokumen detail detail kecil saja kok , dan mudah mudahan kami yang bisa mengumumkannya dengan sesuatu ” ujar Soskjaer

Dengan pengumuman Jadon yang diyakaini jika akan dilakukan usai sang pemain selesai berlibur , nah jadi sekarang yang menjadi pertanyaan adalah Jadon Sancho yang akan mengenakan seragam Man United nomor berapa ?

Dengan yang dilapor dari The National News jika Jadon yang akan memakai seragam dengan bernomor 16 yang pada sebelumnya media yang telah menyebut jika Jadon akan mengenakan seragam nomor 7 , dan angka itu dikenakannya pada saat dirinya berada di Dortmund

Dan dengan sementara nomor 16 bukankah kalah mentereng , nomor itu tersebut pernah dikenakan oleh gelandangan top seperti Roy Keane dan juga Michael  Carrick

Usai merekrut  Jadon Sancho kini Manchester United pun yang masih belum puas untuk belanja pemain top , The Reds Devil yang kini dikabarkan jka akan mendatangkan bek tengah Prancis yakni Raphael Varane  yang dari Real Madrid , setelah itu bek kanan inggris Kieran Trippier yang saat ini sedang merumput di Atletico Madrid

Jose Mourinho Pada Akhirnya Memuji Luke Shaw

Dengan hubungannya Jose Mourinho dengan sang mantan pemainnya yakni luke Shaw yang dikabarkan sempat panas , akan tetapi kini Mourinho yang telah memuji Shaw setelah tampil dengan impresif di Piala Eropa tahun 2020

Jose yang penrah melatih Luke Shaw dengan selama 2.5 tahun pada saat masih berstatus menjadi manajer Man United pada tahun 2016 hingga 2018 Akan tetapi Shaw yang tidak menjalakan karier nya dengan secara mulus dan sering tidak terpilih masuk ke skuad setan merah sehingga membuat dirinya yang hanya membuat 55 penampilannya dengan menyumbangkan satu gol saja dan tiga kali assist

Dan pada suatu momen , Jose yang bahkan pernah secara terang terangan mengritik penampilan bek kiri Man United ,sehingga Shaw yang yang mengaku krisis kepercayaan diri , dikarenakan perrlakuan sang mantan bosnya itu tersebut

Jose yang mengkritik kepada Luke yang masih terus  disampaikan , jauh usai sang manajer tersebut mengangkat kaki dari Old Trafford , akan tetapi Shaw yang telah berhasil membungkam kritik itu dengan berpenampilan bagus untuk Man United dan dengan memberikan torehan satu kali assist dan luma kali assist juga dalam 32 kali laga di premier League

Dengan penampilan bagus sang pemain internasional inggris itu pun berlanjut sampai berlanjut ke Piala Eropa , dan tiga assist Luke yang membantu The Three Lions untuk melaju lebih jauh serta mencetak gol ke dalam gawang Italia di laga Final , walaupun pada akhirnya dia harus puas atas mendali Runner-up

Dikarenakan semua orang mengira jika saya tidak menyukai Like , sehingga saya yang harus untuk mengatakan turnament yang sungguh menakjubkan,  dan final yang cukup fantastis , dan tidak ada kesalahan dalam bertahan , sangat solid , serta yang paling terpenting ialah dirinya meningkat  dan terus meningkat ‘ ujar sang pria yang pernah melatih dirinya tersebut semasa di Chelsea dan juga Tottenham Hotspur

” Dirinya yang memang mencetak sebuah gol yang bisa di katakan tidak terlalu berarti , tetapi untuk kariernya tersebut untuk caranya berkembang , Luke yang sungguh sungguh bagus ” ujar Jose Mourinho

 

Tim Raksasa Gugur Menyusul Pemain Bintang Redup di Euro 2020

Euro 2020 merupakan ajang yang paling bergensi untuk semua negara yang ada di eropa. Tidak jarang semua pemain bintang akan berkumpul dan bergabung dalam timnas negaranya untuk dapat memenangkan kejuaraan tersebut. Meskipun demikian banyak negara yang mempunyai pemain bintang yang banyak harus gugur terlebih dahulu pada Euro 2020 kali ini. Sejumlah negara unggulan seperti Potugal, Prancis, Belanda hingga Jerman harus dipulangkan lebih dahulu pada ajang Euro 2020 tahun ini.

Negara yang tidak di unggulkan dengan pemain bintang terlihat mampu dengan mudah unggul dan melewati babak penyisihan grup. Di babak 16 besar bahkan mampu di lalui dengan baik oleh negara seperti Swiss dan Republik Ceko. Bintang Portugal Cristiano Ronaldo bahkan harus gagal membawa Portugal lolos dari babak 16 besar setelah kalah dari Belgia dengan skor 0-1. Meskipun demikian Cristiano Ronaldo masih memimpin top skor saat ini di Euro 2020. Sementara itu Bruno Fernandes gagal tampil dengan baik di timnas Portugal. Dirinya gagal memberikan gol ataupun asssist di dalam timnas.

Matthijs De Ligt juga mempunyai cerita yang cukup gagal dalam ajang Euro 2020. Timnas Belanda harus gugur ketika berhadapan dengan Republik Ceko di babak 16 besar. Bek Belanda Matthijs De Ligt itu harus di usir oleh wasit dari pertandingan dan menyebabkan belanda harus dipermalukan oleh Republik Ceko dengan skor 2-0. Dua gol yang dicetak tersebut dihasilkan setelah Belanda hanya bermain dengan sepuluh pemain saja. Hasil buruk tersebut tentu saja mengakhiri kemenangan beruntun dari Frank de Boer dan kawan-kawannya di Euro 2020 ini.

Prancis yang mempunyai banyak pemain bintang juga secara mengejutkan harus gagal lolos di babak 16 besar. Prancis yang telah mengunci kemenangan 3-1 atas Swiss harus rela menyerahkan keunggulan tersebut setelah para pemain swiss berjuang dan mengejar ketinggalan lewat dua gol beruntun yang dicetak di babak kedua. Prancis kemudian harus tersingkir di Euro 2020 lewat babak adu pinalti dengan Swiss. Kelima penendang Swiss berhasil memasukkan bola ke gawang Prancis sedangkan Kylian Mbappe menjadi salah satu pemain Prancis yang gagal untuk menendang bola kelima bagi timnas Prancis.

Di pihal lain, Jerman juga gagal memenangkan pertandingan di babak 16 besar ketika harus menghadapi Inggris. negara unggulan tersebut harus dikalahkan oleh Inggris dengan skor 0-2. Ini menjadi hasil yang memperburuk perolehan Jerman di ajang Euro. Dengan demikian negara dengan pemain bintang yang banyak harus gugur di Euro 2020 kali ini. Sementara itu Inggris dan Italia menjadi negara yang diunggulkan untuk dapat memenangkan kejuaraan Euro 2020 ini. Disamping itu Belgia tentu menjadi negara yang sangat berbahaya untuk bisa menyingkirkan kedua negara unggulan tersebut.