Red Bull Leipzig Tolak Manchester United Rekrut Dayot Upamecano

Red Bull Leipzig Tolak Manchester United Rekrut Dayot Upamecano

Manchester United kembali harus gagal dalam merekrut pemain baru untuk musim depan nanti. Ajakan untuk bergabung dengan klub kembali di tolak oleh Red Bull Leipzig. Bek handal milik Red Bull Leipzig yang merupakan salah satu pemain incaran dari Manchester United tidak ingin dilepaskan oleh klub pada musim ini. Red Bull Leipzig menyatakan bahwa Dayot Upamecano akan bertahan selama satu musim lagi didalam klub. Dayot Upamecano merupakan pemain muda yang baru saja berusia 21 tahun dan banyak sekali tawaran klub berdatangan untuk mendapatkan jasanya pada musim ini salah satunya adalah klub besar asal Inggris yakni Manchetser United.

Dayot Upamecano menjalani musim yang sangat baik bersama dengan Red Bull Leipzig namun klub tidak ingin kehilangan pemain berharga pada musim ini. Hal ini juga di perkuat karena klub Red Bull Leipzig baru saja melepaskan salah satu penyerang handal pada musim ini. Timo Werner adalah pemain handal adal Jerman yang telah di boyong oleh Chelsea pada musim ini. Kepergian Timo Werner tentunya memberikan dampak yang cukup besar dalam perkembangan klub di musim depan nanti. Kekhawatiran tersebut membuat Red Bull Leipzig tidak ingin kehilangan sosok pemain berbakat lainnya yang ada di dalam klub saat ini.

Sementara itu Manchetser United tentu saja menerima banyak sekali penolakan dalam perekrutan pemain baru pada musim ini. Hingga saat ini Manchetser United baru berhasil membeli satu pemain di bursa transfer dari klub Ajax. Pelatih Manchester United bahkan menginginkan satu pemain di posisi bek untuk mendampingi Harry Maguire. Pertahanan Manchester di nilai cukup buruk dan kerap sekali kebobolan dalam beberapa pertandingan yang di nilai cukup penting. Keterbatasan dana mungkin menjadi salah satu hal yang menyebabkan kesulitan bagi Manchester United untuk mendapatkan pemain baru yang berkualitas untuk musim depan nanti.

Beberapa saat lagi Liga Inggris Premier akan segera di gulirkan dan pelatih Manchester United cukup resah dengan perkembangan tim saat ini. Kekurangan pemain di sektor pertahanan dan penyerangan menjadi salah satu kendala yang harus segera di perbaiki untuk menghadapi musim depan nanti. Target untuk bisa finis di posisi kedua pada musim depan mungkin sangat sulit tercapai dengan kondisi pemain yang ada di dalam tim saat ini. Kehadiran pemain baru di paruh musim nanti mungkin akan memberikan dampak positif untuk klub setan merah.

Isu Nasib Fred Ketika Van de Beek Datang Ke MU

Isu Nasib Fred Ketika Van de Beek Datang Ke MU

Kabar kedatangan Van de Beek ke Manchester United kian membesar di bursa transfer musim depan nanti. Gelangan asal klub Ajax tersebut punya kemungkinan yang sangat besar untuk bergabung dengan Manchester United di musim depan nanti. Sementara itu rumor kedatangan Van de Beek ke Manchester United kian dikaitkan dengan nasib Fred didalam tim. Gelandang Manchester United tersebut mungkin saja terancam harus berada di dalam bangku cadangan pada musim depan nanti.

Manchester United sendiri belum melakukan pembicaraan kepada Fred terkait masa dengannya didalam klub. Fred sendiri menyatakan bahwa dirinya masih akan bertahan di dalam klub meskipun klub lebih memilih Van de Beek untuk mengisi lini tengah di lapangan nantinya. Fred enggan angkat kaki dari klub Setan Merah karena sudah merasa nyaman dengan kondisi klub saat ini. Fred adalah pemain yang di rekrut oleh Manchester United pada tahun 2018 dari Shaktar Donetsk.

Saat itu harga transfer Fred mencapai 52 juta pound sterling namun kedatangannya ke Manchester United saat itu tidak memberikan kontribusi yang cukup banyak. Tahun pertama menjadi saat yang cukup buruk untuk Fred ketika bergabung dengan tim setan merah namun di musim ini Fred telah meningkatkan gaya permainannya dan berhasil menjadi salah satu gelandang yang diandalkan oleh Manchester United. Fred yang tampil bersama dengan Scott McTominay membuat lini tengah Manchester United cukup bersinar pada musim ini.

Sementara itu Van de Beek telah bersiap untuk melakukan serangkaian tes kesetahan di belanda sehingga dirinya dapat langsung bergabung dengan Manchester United setelah menyelesaikan pertandingan di UEFA Nations League pada akhir pekan nanti. Terkait dengan transfer Van de Beek, banyak pihak merasa cukup terkejut ketika Van de Beek akhirnya harus bergabung dengan Manchester United sebab sebelum wabah pandemi virus corona menimpa Eropa telah terjadi kesepakatan diantara Van de Beek dengan Real Madrid.

Kini Real Madrid harus rela mengalah kepada Manchester United karena Van de Beek telah memutuskan untuk berlabuh ke Manchester United. Van de Beek rencananya akan bergabung dengan Manchester United sebelum pertengahan bulan September nanti bahkan Van de Beek tidak perlu menjalani karantina di Inggris karena telah terdaftar sebagai pemain Manchester United.

Manchester United Bakal Bermain Dengan Penuh Tekanan

Manchester United Bakal Bermain Dengan Penuh Tekanan

Liga Inggris Premier akan segera memasuki babak terakhir pada akhir pekan ini. Semua klub rencananya akan bertanding pada jam yang bersamaan. Beberapa klub seperti Leicester City, Manchester United dan Chelsea akan melakukan laga berat untuk memperebutkan dua tiket ke Liga Champions pada musim depan nanti. Leicester City berada di urutan kelima dan hanya berselisih 1 poin dengan Manchester United dan juga Chelsea yang berada di posisi ketiga dan keempat. Leicester City sendiri akan menjamu tim Setan Merah di King Power Stadium Minggu malam nanti.

Pelatih Brendan Rodgers yakin bahwa Manchester United akan bermain dengan penuh tekanan di dalam pertandingan tersebut. Bagi klub raksasa seperti Manchester United tiket Liga Champions merupakan salah satu ambisi yang besar. Kegagalan meraih tiket tersebut akan menjadi pukulan yang cukup buruh di musim ini bagi mereka sehingga permainan yang besar akan terjadi nantinya. Pelatih Brendan Rodgers mempercayakan sepenuhnya hasil pertandingan kepada Jamie Vardy dan rekan-rekannya.

Musim ini telah menjadi salah satu musim yang baik untuk Pelatih Brendan Rodgers meskipun nantinya tidak lolos ke Liga Champions pada musim depan. Dari segi kesiapan Manchester United tentunya jauh lebih di unggulkan sebab mempunyai skuat yang lengkap dan bagus di musim ini. Sementara itu Leicester City tidak akan memainkan beberapa pemain seperti James Maddison dan Christian Fuchs. Keduanya sedang mengalami masalah dengan pinggulnya dan Ben Chilwell masih harus absen karena cedera pada kakinya.

Salah satu pemain yang diharapkan menjadi ujung tombak dalam pertandingan tersebut adalah Jamie Vardy. Penyerang yang sudah berusia 32 tahun tersebut telah menyumbangkan 23 gol pada musim ini dan jauh lebih unggul dua gol dari Danny Ings yang bermain di Southampton. Jamie Vardy juga mempunyai kesempatan yang cukup besar untuk mendapatkan sepatu emas di musim ini. Pelatih Brendan Rodgers menegaskan kepada para fans bahwa laga ini tentunya dapat dimenangkan dengan kerjasama tim dan tekat yang kuat untuk lolos ke Liga Champions.

Jamie Vardy juga telah mempersiapkan dirinya dengan sangar baik untuk menjamu tim Setan Merah pada minggu malam nanti. Kedua tim akan bersaing secara adil untuk lolos ke Liga Champions namun Manchester United hanya menbutuhkan hasil imbang untuk bisa menempati posisi keempat. Sementara itu di Pihak Chelsea kekalahan saat menjamu Wolverhampton Wanderers bisa menjadi mimpi buruk bagi mereka di musim ini sebab hasil imbang Manchester United dan Leicester City bisa membuatnya terperosok ke posisi kelima.

Ribalta Dukung Pogba Hengkang Dari MU

Nama Paul Pogba selalu dikaitkan dengan klub baru dalam dua bursa transfer pemain terakhir. Pemain asal Prancis itu terus dikabarkan akan hengkang dari Manchester United meski pada akhirnya dirinya tetap bertahan di Old Trafford. Meski kepindahan Pogba gagal terwujud dalam dua bursa transfer terakhir, namun saat ini masih banyak pihak yang meyakini bahwa Pogba akan benar-benar hengkang dari United di bursa transfer musim panas kali ini.

Salah satunya yakni Kepala Pencari Bakat Juventus, Javier Ribalta. Ia melihat bahwa peluang bagi Pogba untuk mengenakan kostum klub lain akan terbuka sangat lebar musim depan andai Manchester United kembali gagal tampil di ajang Liga Champions musim depan. Ia merasa bahwa Pogba akan benar-benar hengkang jika kembali gagal tampil di ajang paling bergengsi di daratan Eropa tersebut musim depan.

“Jika kembali gagal tampil di ajang Liga Champions, maka Pogba sudah ditakdirkan untuk meninggalkan Manchester United,” ungkap Ribalta.

Beberapa klub besar Eropa memang diyakini tengah mengincar tanda tangan gelandang United tersebut diantaranya yakni Real Madrid serta Juventus. Pelatih Madrid, Zinedine Zidane bahkan secara terbuka mengungkapkan kekaguman dirinya terhadap kualitas yang dimiliki oleh Pogba. Akan tetapi, hasrat Juventus untuk memulangkan Pogba ke Turin juga tidak kalah besar dari minat yang ditunjukkan oleh Los Blancos.

Selain berambisi untuk memulangkan Pogba, Juventus saat ini kabarnya juga tengah mengincar beberapa pemain muda berbakat di daratan Eropa seperti Kylian Mbappe, Joao Felix hingga penyerang muda penuh sensasi, Erling Braut Haaland. Meski merupakan salah satu tim yang memiliki kekutatan finansial yang baik, namun Ribalta mengakui bahwa langkah Juventus untuk mendapatkan pemain incaran mereka tidak akan mudah. Akan tetapi, terkait Pogba dirinya yakin bahwa pemain berusia 27 tahun itu akan kembali lagi memperkuat Bianconeri.

“Saya kira tidak ada satupun dari keempat pemain yang akan kami rekrut dengan mudah. Meski demikian, saya akan bertaruh pizza dengan teman saya untuk kembalinya Pogba ke Juventus,” pungkas Ribalta.