Kadang Kala Kita Butuh Untuk Melepaskan Emosi Kita

Kadang Kala Kita Butuh Untuk Melepaskan Emosi Kita

Bersikap baik pada orang lain itu baik, dan sangat baik. Peduli pada orang lain itu adalah sikap yang baik dan bagus untuk dilakukan. Tapi perlu untuk kita pahami bahwa semua yang baik pun butuh batasan. Tidak semua hal baik itu harus dilakukan. Tidak selamanya anda harus bersikap baik. Kalau anda sedang lelah, sedang tidak bersemangat dan sedang dalam keadaan yang tidak baik. Ya it’s okey to be not okey.

Kadang Kala Kita Butuh Untuk Melepaskan Emosi Kita

Kamu gak harus selalu tampak baik-baik saja. Memang kita semua pasti ingin tampak baik-baik saja di depan orang-orang. Tapi jika kadang kala kita memang tidak sedang bertenaga. Tidak sedang bersemangat. Kita lagi memiliki hari yang buruk. Ya enggak apa-apa untuk menunjukkan kalau kita sedang sedih, kita sedang marah, kita sedang kesal, kita sedang kecewa. Enggak apa-apa orang melihat kamu dengan situasi atau kondisi yang berbeda dari biasanya. Toh kita juga manusia.

Kita juga butuh untuk mengeluarkan unek-unek kita. Tidak selamanya kita harus menahannya sendiri. Tidak selamanya kita pendam sendiri. Perlu juga kita keluarkan semua penat yang ada di kepala. Jangan takut untuk terlihat lemah. Karena kamu sudah cukup lama berdiri untuk kuat. Jadi jika kadang kamu rasanya butuh duduk, ya duduklah sebentar. Gak masalah kok kalau kamu duduk sebentar. Toh itu juga bisa buat mengisi dayamu. Batterai mu. Jadi jangan ragu untuk istirahat. Jangan ragu untuk menangis. Jangan ragu untuk marah. Gak semua hal harus kita kontrol.

Kamu sudah cukup kuat untuk menahan semua kejengkelan, semua kemarahan, semua ketidak adilan. Kamu sudah cukup lama dan cukup kuat untuk bertahan dan kontrol dirimu untuk tidak menyakiti orang lain. Kamu sudah cukup lama menahan semua rasa kecewa dan kesedihan terhadap seseorang. Jadi jika ada kesempatan untuk melepaskannya, ya lepaskan. Jangan di tahan terus. Karena itu hanya akan menyakitimu juga. Dan menyakiti hati orang yang kamu cintai. Karena orang yang kamu cintai, yan mencintai kamu, tidak ingin melihat kamu sakit karena menahan sesuatu yang tidak harus kamu pikul sendiri.